Showing posts with label Dari Mana-Mana. Show all posts
Showing posts with label Dari Mana-Mana. Show all posts

Sunday, December 14, 2025

ASUS Vivobook S14: Laptop Idaman Mahasiswa yang Serba Bisa

ASUS Vivobook S14: Laptop Idaman Mahasiswa yang Serba Bisa – Jadi mahasiswi baru itu ternyata semenyenangkan ini! Rutinitas sehari-hari rasanya lebih berat ketimbang SMA namun saya menikmatinya karena saya suka program studinya, mengerjakan tugas-tugas dengan baik, dan belajar banyak hal selama masa kuliah satu semester ini. Untuk pengerjaan tugas, saya menggunakan komputer desktop di rumah yang kami pergunakan sekeluarga.

Tuesday, December 29, 2015

Masih Ada Bis Lain

uncyclopedia.wikia.com
Pada suatu malam yang dingin dan hujan, saya sedang menunggu bis. Saya melihat seorang perempuan tua turun dari sebuah bis dan kemudian berjalan perlahan ke tempat pemberhentian bis. Setelah berdiam beberapa saat dia berbicara kepada saya. 
"Malam yang dingin, ya? Tapi saya harap saya tidak perlu menunggu terlalu lama." 
Dengan sedikit ingin tahu, saya bertanya tentang bis mana yang ia tunggu.

Ketika ia memberi tahu, saya berkata, "Lho, Anda baru saja turun dari bis sebelum tempat yang anda tuju?"
"Begini, katanya terbata-bata dengan sedikit malu, "di bis tadi ada seorang pemuda cacat. Tak seorang pun menawarkan tempat duduk kepadanya, dan saya tahu bahwa dia akan merasa malu kalau seorang ibu tua seperti saya berdiri untuknya. Karena itu saya berpura-pura sudah waktunya untuk turun dan saya membunyikan bel ketika ia sedang berada di sisi kursi saya. Dia tidak merasa malu, dan bagi saya - masih selalu ada bis lain."

Saturday, May 03, 2014

Raja Empedu

Source:designtaxi.com
Pada zaman dahulu kala, Kecamatan Rawas Ulu yang merupakan wilayah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, terbagi ke dalam tiga wilayah pemerintahan yaitu Hulu Sungai Nusa, Lesung Batu, dan Kampung Suku Kubu. Ketiga wilayah tersebut masing-masing diperintah oleh seorang raja. Negeri Hulu Sungai diperintah oleh Raja Empedu yang masih muda dan terkenal dengan keberanian dan kesaktiannya. Rakyatnya hidup aman dan makmur karena pertanian di daerah itu maju dengan pesat.

Monday, April 28, 2014

Putra Mayang


source:panoramic.com
Alkisah, di sebuah negeri di daerah Lampung,Indonesia. Ada seorang raja yang sudah puluhan tahun mengarungi bahtera rumah tangga bersama permai-surinya, namun belum dikaruniai seorang anak. Sang raja tidak sabar lagi ingin segera mempunyai putra yang kelak akan menggantikan kedudukannya. Ia pun mulai putus asa karena berbagai macam usaha telah dilakukannya, tetapi belum satu membuahkan hasil.

Musa AS dan Tuhannya


aktualpost.com
Musa AS: "Ya, Allah. Ajarilah kami sesuatu yang dapat kami gunakan untuk berzikir dan berdoa kepada Engkau."
Allah SWT: "Ucapkan Laa Ilaaha Illallaah, Tiada tuhan selain Allah, hai Musa!"
Musa AS: "Ya Allah, semua hamba-Mu telah mengucapkan kalimat itu."
Allah SWT: "Hai Musa, andaikan langit yang tujuh beserta seluruh penghuninya selain Aku, dan bumi yang tujuh ditimbang dengan Laa Ilaaha Illallaah, niscaya masih berat Laa Ilaaha Illallaah."

Sumber : 1001 Kisah2 Nyata, Ahmad Sunarto

Friday, April 26, 2013

Arloji & Serbuk Kayu

Source: thesteamreview.blogspot.com

Baco, seorang tukang kayu. Suatu saat ketika sedang bekerja, secara tak disengaja arlojinya terjatuh dan terbenam di antara tingginya tumpukan serbuk kayu. Arloji itu adalah sebuah hadiah dan telah dipakainya cukup lama. Ia amat mencintai arloji tersebut. Karenanya ia berusaha sedapat mungkin untuk menemukan kembali arlojinya. Sambil mengeluh mempersalahkan keteledoran diri sendiri si tukang kayu itu membongkar tumpukan serbuk yang tinggi itu.

Teman2 pekerja yang lain juga turut membantu mencarinya. Namun sia2 saja. Arloji kesayangan itu tetap tak ditemukan. Tibalah saat makan siang. Para pekerja serta Baco dengan lesu meninggalkan bengkel kayu tersebut. 

Saat itu seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka mencari arloji itu, datang mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. Ia menjongkok dan mencari. Tak berapa lama berselang ia telah menemukan kembali arloji kesayangan si tukang kayu tersebut. 

Tentu Baco amat gembira. Namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang telah membongkar tumpukan serbuk namun sia2. Tapi anak ini cuma seorang diri saja, dan berhasil menemukan arloji itu.

"Bagaimana caranya engkau mencari arloji ini?", tanya Baco.
"Saya hanya duduk secara tenang di lantai. Dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi 'tik-tak, tik-tak'. Dengan itu saya tahu di mana arloji itu berada", jawab anak itu.

~~~

Pelajaran dari kisah ini adalah Keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit diselesaikan selama hidup. Sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam 'kegaduhan'

Monday, December 03, 2012

Satu Kali Sedetik



pic. source: weave-creative.co.
Seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. 
"Hai, jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31,104,000 kali selama setahun?" 
"Ha?," kata jam terperanjat, "Mana sanggup saya?"
"Bagaimana kalau 86,400 kali dalam sehari?" "Delapan puluh ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?" jawab jam penuh keraguan.
"Bagaimana kalau 3,600 kali dalam satu jam?" 
"Dalam satu jam harus berdetak 3,600 kali? Banyak sekali itu." tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya. 

Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam. "Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?" "Naaaa, kalau begitu, aku sanggup!" kata jam dengan penuh antusias. Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31,104,000 kali. 

Ada kalanya kita ragu-ragu dengan segala tugas pekerjaan yang begitu terasa berat. Namun sebenarnya kalau kita sudah menjalankannya, kita ternyata mampu. Bahkan yang semula kita anggap tidak mungkin untuk dilakukan sekalipun. 

Sumber : garishorizon.blogpsot.com

Pelajaran dari kisah ini adalah Jangan berkata "tidak" sebelum Anda pernah mencobanya. 

Wednesday, November 28, 2012

Koin Penyok

pic source: portlandgoldbuyers.com

Seorang lelaki berjalan tak tentu arah dgn rasa putus asa. Kondisi keuangan keluarganya morat-marit.

Saat menyusuri jalanan sepi, kakinya terantuk sesuatu. Ia membungkuk dan menggerutu kecewa. "Ah, hanya sebuah koin kuno yg sudah penyok." Meskipun begitu ia membawa koin itu ke bank.

"Sebaiknya koin in dibawa ke kolektor uang kuno," kata teller bank memberi saran. Lelaki itu membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, koinnya dihargai 30 dollar.

Kelingking Raja

Pic Source: chicpixel.blogspot.com

Alkisah seorang raja perkasa yang hobi berburu. Selagi berburu, kudanya meringkik,  mengangkat kaki ke atas. Raja kaget, lalu terpelanting. Kelingkingnya putus. Raja marah. ''Sudahlah Paduka. Kalau kena musibah, bersyukur saja,'' ujar seorang penasihatnya.  

Raja bukannya luluh malah tambah murka. Dengan lantang berteriak : "Penjarakan penasihat goblok ini!" Para pengawal yang selalu tunduk pada perintah, tabu untuk membantah, melaksanakan perintah itu. Sang penasihat pun dijebloskan ke bui.  

Lima tahun kemudian, kala berburu, raja ini ditangkap suku primitif. Pria gagah berkulit putih mulus ini akan dipersembahkan pada dewa. Hanya saja, setelah diteliti, lho, kelingkingnya terpotong. Cacat. Terpaksa disingkirkan. Sebagai pengganti, pengawalnya yang tidak cacat dijadikan korban. Pengawal itu dieksekusi, dan rajanya dipulangkan.  

Setelah itu raja menyadari kekhilafannya. Penasihat yang dulu dibui itu pun dilepaskan. ''Ananda memang harus bersyukur tidak memiliki kelingking,'' kata Raja, mengakui kesalahannya. Ternyata, sang penasihat pun bersyukur, ''Kalau saja saya tidak dipenjarakan oleh Paduka, mungkin, hamba sudah menggantikan Paduka sebagai tumbal.''  

Sumber: http://garishorizon.blogspot.com

Pelajaran dari kisah ini adalah syukurilah apa yang anda alami.

Jaka Budug & Putri Kemuning


Alkisah, Pada zaman dahulu, ketika naga masih belum punah, Tersebutlah sebuah negeri bernama Ringin Anom, yang sekarang terletak adalah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. Negeri Ringin Anom adalah negeri yang makmur berkat Prabu Aryo seto yang memerintah dengan adil dan bijaksana. Prabu Aryo Seto memiliki seorang putri yang bernama Putri Kemuning. Tubuh Sang Putri sangat harum bagaikan Bunga Kemuning.

Suatu hari, Putri Kemuning terserang penyakit aneh. Tubuhnya yang semula berbau harum, mengeluarkan bau yang tidak enak. Melihat kondisi putrinya itu, Sang Prabu menjadi sedih. Berbagai upaya telah dilakukan oleh baginda, semua tabib di negeri Ringin Anom telah berupaya keras, namun penyakit sang putri belum juga sembuh. 

Tuesday, November 27, 2012

Barracuda

Pic Source: forum.rpg.net

Seekor ikan Barracuda dimasukkan ke dalam sebuah akuarium berukuran sedang yangg bagian tengahnya dipisahkan oleh sebuah kaca pembatas transparan.

Di sisi lain, ada banyak ikan kecil yang merupakan makanan kesukaan si Barracuda.

Ketika lapar, berkali2 ikan Barracuda mencoba untuk memangsa ikan kecil tsb, namun usahanya selalu sia2 karena terbentur kaca pembatas transparan tadi.

Setelah berpekan2 mencoba & tetap tidak berhasil, si Barracuda menyerah dengan menerima kenyataan bahwa perburuan ikan kecil tersebut hanya mengakibatkan kesakitan pada hidung & mulutnya.

Setelah itu kaca pembatas transparan tadi diangkat, Apa yang terjadi ?

Si Barracuda tetap pada sisinya, tak bergerak ke arah ikan kecil.

Rasa lapar mulai terasa hebat, akan tetapi si Barracuda sepertinya tidak berusaha sekali pun untuk memangsa ikan2 kecil tersebut lagi.

Akhirnya, ia pun mati kelaparan padahal makanan kesukaanya tepat berada di depan hidungnya.

Kiriman dari Charles Asiku di Forum Lintas Generasi

Pelajaran dari kisah ini adalah masa lalu kita tidak sama dengan masa depan kita. Hellen Keller : "Ketika satu pintu tertutup, pintu lainnya terbuka". Tetapi kita seringkali mengamati pintu yang tertutup itu terlalu lama sehingga kita tidak melihat pintu lain yang terbuka.

Jangan putus asa, jangan pernah putus asa! Sebab masa depan sungguh ada dan harapan kita tidak akan hilang. Impian akan menjadi kenyataan, jika kita yakin dan mau berusaha untuk
mewujudkannya

Ayam & Sapi

Pic Source: 123rf.com

"Kenapa sih??" kata seorang kaya kepada pelayannya. "Orang-orang mengataiku pelit. Padahal semua orang kan tahu kalau aku wafat nanti, aku akan memberikan semua yang aku punya pada yayasan sosial dan panti asuhan!"  "Akan saya ceritakan dongeng tentang ayam dan sapi," jawab pelayannya.

"Sapi begitu populer, sedangkan sang ayam tidak sama sekali. Hal ini sangat mengherankan sang ayam. Orang-orang berkata begitu manis tentang kelemah-lembutan dan matamu yang begitu memancarkan penderitaan," kata ayam ke sapi. "Mereka mengira kamu murah hati, karena tiap hari kamu memberi mereka krim dan susu. Tapi bagaimana dengan aku? Aku memberikan semua yang aku punya. Aku memberikan daging ayam. Aku memberikan bulu-buluku. Bahkan mereka memasak dan membuat sup dengan kakiku untuk kaldu. Tidak ada yang seperti itu. Kenapa sih kok bisa begitu????" 

"Apakah anda tahu apa jawaban sang sapi?," kata sang pelayan. "Sang sapi berkata. "Mungkin karena aku memberikannya sewaktu aku masih hidup." 

sumber: http://garishorizon.blogpsot.com 

3 X 7 = 27



pic Source: nateandbre.wordpress.com
Di suatu padepokan di Tiongkok pernah hidup seorang guru yang sangat dihormati karena tegas & jujur. 

Suatu hari, 2 murid menghadap guru. Mereka bertengkar hebat & nyaris beradu fisik. Keduanya berdebat tentang hitungan 3x7. Murid pandai mengatakan hasilnya 21. Murid bodoh bersikukuh mengatakan hasilnya 27.

Murid bodoh menantang murid pandai untuk meminta guru sebagai jurinya untuk mengetahui siapa yg benar diantara mereka, sambil si bodoh mengatakan, 
"Jika saya yg benar 3 x 7 = 27 maka engkau harus mau di cambuk 10 kali oleh guru , tetapi jika kamu yg benar 3 x 7 = 21, maka saya bersedia untuk memenggal kepala saya sendiri ha ha ha ....." demikian si bodoh menantang dengan sangat yakin akan pendapatnya .

"Katakan guru mana yang benar?" Tanya murid bodoh. Ternyata guru memvonis cambuk 10 x bagi murid yang pandai yang menjawab 21.

Si murid pandaipun protes. Sang guru menjawab, "Hukuman ini bukan untuk hasil hitunganmu, tapi untuk ketidakarfianmu yang mau2nya berdebat dengan orang bodoh yang tidak tahu kalau 3x7 adalah 21!" guru melanjutkan, "Lebih baik melihatmu dicambuk dan menjadi arif daripada guru harus melihat 1 nyawa terbuang sia2 gara2 hitungan!"

Kiriman dari Charles Asiku di Forum Lintas Generasi

Pelajaran dari kisah ini adalah jika kita sibuk memperdebatkan sesuatu yang tak berguna, berarti kita juga sama salahnya atau bahkan lebih salah daripada orang yang memulai perdebatan, Sebab dengan sadar kita membuang waktu & energi untuk hal yg tidak perlu.

"Merupakan suatu kearifan bagi orang yang bisa mengendalikan & menghindari kemarahan tas suatu kebodohan!"

Sunday, August 07, 2011

Rumah Tupai yang Lega

Seekor Anak Tupai menyampaikan kekesalan pada induknya.
"Aduh rumah kita sempit sekali sih, aku mau rumah yang lega!" keluhnya.
Tanpa banyak berkata sang induk lari ke gudang makanan dan memasukkan semua kenari ke dalam rumah.
Sang anak protes.
"Kok semua kenari dimasukkan ke dalam rumah, aduh jadi sempit nih!"
Sang anak, semakin terpojok ke sudut rumah, semakin tertekan oleh banyaknya kenari.
Tapi sang induk tetap saja menambah dan menambah lagi kenari masuk ke dalam rumah.
"Sempit-sempit," keluhnya.
Sang induk lalu memberi solusi.
"Oh kalau begitu ayo kita pindahkan semua kenari ke dalam gudang makanan kita!"
Akhirnya sang anak dan induknya mengembalikan kenari ke dalam gudang sampai rumah pun kosong dari kenari, kembali seperti awal.
Setelah kelelahan sang anak tupai rebahan di rumah, dan merasa sangat rileks.
"Ini, baru lega rumah kita" serunya.

dari rumah tanpa jendela seperti diceritakan ayah rara kepada rara